GAMIES Aceh Dorong Penguatan UMKM untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat
UMKM Aceh

GAMIES Aceh Dorong Penguatan UMKM untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

March 24, 2026 2 min read
CMS Profile
Published on March 24, 2026
Last updated: Mar 24, 2026
GAMIES Aceh Dorong Penguatan UMKM untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

GAMIES Aceh Dorong Penguatan UMKM untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Banda Aceh – Lembaga Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (GAMIES) Aceh terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan...

Banda Aceh – Lembaga Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (GAMIES) Aceh terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama ekonomi daerah. Melalui berbagai program pemberdayaan, pelatihan, dan pendampingan, GAMIES Aceh berupaya meningkatkan kapasitas serta daya saing pelaku usaha lokal di tengah tantangan ekonomi global.

Ketua GAMIES Aceh, Adhifatra Agussalim, menegaskan bahwa penguatan UMKM merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Pemberdayaan masyarakat bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi membuka akses dan peluang agar UMKM mampu tumbuh, mandiri, dan berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (20/03/2026).

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 65 juta unit usaha dan berkontribusi sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Sementara itu, di Aceh, sektor UMKM menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah dengan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.

Dalam beberapa bulan terakhir, GAMIES Aceh telah melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan manajemen usaha, digital marketing, hingga pengembangan produk berbasis ekonomi kreatif. Program ini menyasar pelaku UMKM di berbagai kabupaten/kota di Aceh dengan pendekatan berbasis kebutuhan lokal.

Menurut Badan Pusat Statistik, sektor UMKM juga berperan penting dalam menyerap lebih dari 90% tenaga kerja di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pengurangan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, GAMIES Aceh aktif membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas untuk memperluas akses pasar serta pendanaan bagi pelaku UMKM. Upaya ini diharapkan mampu mempercepat transformasi UMKM menuju ekosistem ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

“Kolaborasi adalah kunci. Tidak ada lembaga yang bisa bekerja sendiri dalam membangun ekonomi masyarakat. Kita harus bergerak bersama,” tambah Adhifatra.

GAMIES Aceh juga mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi utama dalam pengembangan usaha. Pelaku UMKM didorong untuk memanfaatkan platform digital dalam pemasaran produk serta pengelolaan bisnis secara lebih efisien dan modern.

Ke depan, GAMIES Aceh menargetkan terbentuknya ekosistem UMKM yang kuat, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Dengan dukungan berbagai pihak, UMKM Aceh diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang mandiri dan sejahtera. 

#GamiesAceh #UMKMBangkitRakyatSejahtera

Chat with us on WhatsApp