GAMIES Dorong Ekonomi Kreatif Aceh, Peluang Baru Untuk UMKM Lokal
Ekonomi Kreatif

GAMIES Dorong Ekonomi Kreatif Aceh, Peluang Baru Untuk UMKM Lokal

March 24, 2026 2 min read
CMS Profile
Published on March 24, 2026
Last updated: Mar 24, 2026
GAMIES Dorong Ekonomi Kreatif Aceh, Peluang Baru Untuk UMKM Lokal

GAMIES Dorong Ekonomi Kreatif Aceh, Peluang Baru Untuk UMKM Lokal

Banda Aceh – Sektor ekonomi kreatif di Aceh menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai subsektor...

Banda Aceh – Sektor ekonomi kreatif di Aceh menunjukkan tren pertumbuhan yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai subsektor seperti kuliner, kriya, fesyen, hingga digital kreatif mulai berkembang dan menjadi motor baru penggerak ekonomi masyarakat. Lembaga Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (GAMIES) Aceh menilai bahwa potensi ekonomi kreatif di daerah ini sangat besar, terutama dengan kekayaan budaya, kearifan lokal, serta kreativitas generasi muda yang terus berkembang. Ketua GAMIES Aceh, Adhifatra Agussalim, menyampaikan bahwa ekonomi kreatif merupakan sektor strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.

“Ekonomi kreatif bukan hanya tentang produk, tetapi tentang ide, inovasi, dan nilai tambah. Aceh memiliki potensi besar untuk menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal,” ujarnya, Selasa (24/03/2026)

Berdasarkan data Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, sektor ekonomi kreatif berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, dengan subsektor kuliner, fesyen, dan kriya sebagai penyumbang terbesar. Tren ini juga mulai terlihat di Aceh, di mana pelaku usaha kreatif semakin aktif memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Selain itu, data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki kontribusi penting dalam penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi generasi muda. Hal ini menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu solusi dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam upaya mempercepat pertumbuhan sektor ini, GAMIES Aceh telah melaksanakan berbagai program seperti pelatihan digital marketing, pengembangan branding produk, serta pendampingan usaha kreatif berbasis komunitas. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

“Kunci utama pengembangan ekonomi kreatif adalah kolaborasi dan adaptasi terhadap teknologi. Pelaku usaha harus mampu mengikuti perubahan pasar dan memanfaatkan peluang digital,” tambah Adhifatra.

GAMIES Aceh juga aktif mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah, pelaku industri, dan komunitas kreatif. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang kuat, inovatif, dan berkelanjutan.Ke depan, GAMIES Aceh menargetkan peningkatan kualitas dan daya saing produk kreatif lokal, serta memperluas akses pasar melalui platform digital dan jaringan kemitraan. Dengan strategi yang tepat, ekonomi kreatif Aceh diyakini mampu menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi daerah.

#GamiesAceh #UMKMBangkitRakyatSejahtera

Chat with us on WhatsApp